
SERANG||RmolBanten-Truk sampah milik DLH Kota Serang terlihat banyak yang rusak parah dan tidak layak jalan sempat menemukan satu unit truk sampah di Jalan raya kota serang.
Truk angkutan sampah tidak layak banyak beroperasi melintas disekitaran Kota Serang, Akibatnya,sejumlah sampah yang diangkut di jalan saat didistribusikan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, kecamatan Taktakan Kota Serang.
Berdasarkan pantauan Truk bermuatan sampah itu bewarna hijau melintasi Jalan Kota Serang, truk sampah Selain bodynya karatan, ternyata banyak berlubang tampak pintu Mobil tersebut kondisinya nyaris terbuka, hanya terkunci dari tali tambang (30 November 20222)
Terbukti, beberapa truk pengangkut sampah tersebut malah meninggalkan ceceran sampah yang diangkutnya saat melaju di jalanan.
Sebab, kondisi kontainer sampah milik DLH Kota Serang yang ada, banyak yang dindingnya berlubang di sana-sini,
“Yuditya Ketua LSM Persatuan Element Masyarakat Banten (PERMAK BANTEN) angkat bicara terkait hal tersebut ia geram dengan masih adanya truk sampah sudah rusak dan berlubang apalagi mengeluarkan bau tak sedap, Baknya juga berkarat, yang sudah tidak layak masih beroperasi ini parah,kalo kita lihat bak sampah yang dioperasikan terlihat tak layak pakai,sehingga saat mengangkut sampah, sampah justru berserakan di sepanjang jalan yang dilalui & sangat membahayakan pengguna jalan.”ucapnya, senin (12/12/2022).
Kondisi bak sampah yang tidak layak pakai ini masih digunakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Selain itu sampah yang diangkut terkadàng tidak ditutup terpal, sehingga menimbulkan bau tidak sedap saat melintas di masyarakat.
Kalo sudah tidak layak kenapa tidak di pelihara padahal kalau kita lihat anggaran untuk pemeliharaan sangat besar dan kenapa plat truk yg sudah bolong besar hanya di siasati dengan triplek Apa tidak cukup anggarannya apa agar lebih murah.
Dihubungi, Jum’at (09/12/2022) melalui Pesan Singkat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Farach Richi enggan berkomentar terkait banyaknya Truk sampah milik DLH Kota Serang banyak yang rusak parah dan tidak layak.(Red)